Kepala LPMP jawa Tengah (Drs. Harmanto, M.Si) sedang membuka Bimtek Pengendalian Anggaran Tim SPI LPMP Jateng dilanjutkan pengarahan materi bimtek

BANDUNGAN, LPMP JATENG – Tim SPI (Satuan Pengawas Internal) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jateng adakan Bimtek Pengendalian Aggaran SPI di Griya Persada  Convention Hotel dan Resort Bandungan Semarang selama 3 (tiga) hari,  19 s.d 21 Juni 2019. Kegiatan itu diikuti 30 peserta yang terdiri dari Tim SPI LPMP Jawa Tengah, Pengelola Kepegawaian, Pengelola Keuangan, Pengelola Barang Milik Negara, Unit Layanan Pengadaan, Widyaiswara, Pendamping Pembangunan Zona Integritas dan UPT kemdikbud di Jawa Tengah ( PAUD Dikmas, BPMPK dan Balai Bahasa).

Sambutan kegiatan ini dilakukan Kepala LPMP Jawa Tengah, Drs. Harmanto, M.Si, dihadiri Kabag Umum Nugraheni Triastuti, SE.,M.Si, Kasubag Tata Usaha dan Rumah Tangga Ahmad Mudlofir, S.Pd, M.T, Kasubag Tata Laksana dan Kepegawaian Untung Setyo Wibowo, SE. dan Kasi Supervisi Mutu Pendidikan selaku ketua panitia Yuli Haryanto, SE, M.Si.

Ketika membuka acara, kepala LPMP Jateng mengatakan bahwa SPI dibentuk untuk membantu pimpinan unit kerja dalam melakukan pengawasan intern terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing unit kerja di lingkungan kementerian. Meskipun seluruh tugas fungsi SPI telah diselenggarakan, namun perlu terus mendapatkan peningkatan melalui pelatihan, lokakarya, studi banding maupun bentuk pengembangan kapasitas lainnya agar lebih efektif dan efisien  dalam identifIkasi dan pencegahan potensi permasalahan yang mungkin bisa terjadi.

Kepala LPMP jawa Tengah (Drs. Harmanto, M.Si) sedang membuka Bimtek Pengendalian Anggaran Tim SPI LPMP Jateng dilanjutkan pengarahan materi bimtek

Sementara itu Bimtek Pengendalian Anggraan Tim SPI menghadirkan nara sumber. Mereka adalah Kepala LPMP Jawa Tengah Drs. Harmanto, M.Si, Kepala Bagian Umum Nugraheni Triastuti, SE, M.Si, Itjen Kemdikbud, BPKP Perwakilan Jawa Tengah, Tim Komite Integritas dan Tim SPI LPMP Jawa Tengah.

Tujuan Bimbingan Teknis Tim SPI untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan dan sikap peserta yang terkait dengan 1). Program kerja pengawasan berbasis analisis resiko, 2). Imlementasi pengawasan pengelolaan kepegawaian, keuangan dan barang milik negara serta pengadaan barang dan jasa, 3). Penyusunan POS Pengawasan dan 4).  Penyusunan instrumen pengawasan. (SRJ)