SRONDOL KULON, LPMP JATENG – Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Bimtek Pemenuhan Mutu Pembelajaran Angkatan XIX (sapu jagad) selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 02 s.d 04 Agustus 2021 secara virtual melalui via zoom meeting.

Kegiatan diikuti 30 peserta dengan rincian 15 Kepala SD, 10 Kepala SMP dan 5 Kepala SMA dari Kab. Blora, Kab. Boyolali, Kab. Brebes, Kab. Cilacap, Kab. Kebumen, Kab. Klaten, Kab. Kudus, Kab. Pemalang, Kab. Purbalingga, Kab. Temanggung, Kab. Wonogiri, Kab. Wonosobo dan Kota Magelang.

Pembukaan kegiatan oleh Plt Kepala LPMP Provisni Jawa Tengah Nugraheni Triastuti, SE, M.Si dan dihadiri narasumber Bimtek Dr. Alif Noor Hidayati, M.Si dan segenap panitia penyelenggara.

Dalam sambutan dan pengarahannya, Plt Kepala LPMP Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa pendidikan saat ini melakukan transformasi dalam rangka menciptakan SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul melalui kebijakan yang menguatkan peran seluruh insan pendidikan melalui Program Merdeka Belajar yang saat ini sudah mencapai episode yang ke 10, namun saat ini kita akan fokus pada episode yang pertama dari program merdeka belajar meliputi 4 (empat) tema yaitu 1). Menghapus USBN, 2). Mengganti UN, 3). Penyederhanaan RPP dan 4). PPDB. Dari empat tema tersebut LPMP Provinsi Jawa Tengah mengambil satu tema yang sesuai degan bimtek yang diselenggarakan yaitu mengganti UN (Ujian Nasional) dengan AN (Asesmen Nasional), dimana mengganti UN ini lebih kepada esensinya bahwasannya UN dahulu dilakukan untuk menilai mutu sekolah, tetapi dilihat dari hasil belajar siswa secara individu. Sedangkan untuk saat ini dalam melakukan pemetaan mutu pendidikan secara nasional tetapi bukan dari hasil belajar siswa secara individu melainkan dari mutu sekolah secara holistik yaitu tidak hanya mengukur hasil belajar dari siswanya saja tetapi secara keseluruhan mengukur yang ada di sekolah yang dinamakan Asesmen Nasional (AN).

Setelah melakukan bimtek selama 3 hari tepatnya tanggal 4 Agustus 2021 pukul 11.30 WIB, dilaksanakan upacara penutupan Bimtek Pemenuhan Mutu Pembelajaran Angkatan XIX oleh Plt Kepala LPMP Provinsi Jawa Tengah Nugraheni Tri Astuti, SE, M.Si., dihadiri narasumber Bimtek Mujiyanto Paulus, M.Pd serta segenap panitia penyelenggara.

Dalam arahan penutupan kegiatan bimtek ini, Plt Kepala menyampaikan “Bahwasannya saat ini LPMP Provinsi Jawa Tengah mempersiapkan diri untuk dievaluasi pelayanan publiknya, yang salah satunya pelayanan kepada peserta bimtek ini bahwa kegiatan kami mendapat respon yang positif dari para penggunanya. Serta terkait dengan asesmen nasional ini yang merupakan kewajian bapak dan ibu kepala sekolah yang akan diselenggarankan bulan September kami berharap bapak/ibu jauh lebih siap dibandingkan sebelum menerima informasi ini, sehingga sekolah telah mempersiapkan diri tentang pelaksanaan Asesmen, namun demikian kegiatan Bimtek ni dimaksudkan untuk menyiapkan pembelajaran yang fokus pada siswa ketika nantinya kepala sekolah mengetahui level masing-masing siswa di satu kelas tidak sama, maka bapak ibu bisa melakukan intervensi yang berbeda antar siswa dan perlu adanya pemetaan terlebih dahulu siwa siswi pada level apa” tuturnya.

Kesan dan pesan dalam kegiatan ini disampaikan perwakilan peserta bimtek oleh Susilo Widodo Kepala SMAN 2 Pemalang. Dalam kesan pesan yang disampaikannya mengucapkan banyak terima kasih kepada LPMP Provinsi Jawa Tengah atas waktu dan kesempatan bisa mengikuti bimtek pemenuhan mutu pembelajaran ini meskipun melalui daring zoom meeting, hal ini sangat bermanfaat bagi kepala sekolah nantinya untuk mengaplikasikan disekolahnya masing-masing dalam pelaksanaan Asesmen Nasional nanti.

Tujuan Umum diselenggarakannya kegiatan bimtek adalah meningkatkan pemahaman peserta tentang proses pembelajaran dan penilaian, sedangkan tujuan khusus bimtek adalah peserta mampu memahami, menguasai dan mengimplementasikan materi bimtek yang terdiri atas : a. Kebijakan Kemdikbud Ristek dalam Asesmen Nasional; b. Asesmen Nasional (AKM, Survei Karakter, Survei Lingkungan Belajar); c. Strategi Pembelajaran dan Penilaian yang Mendukung Asesmen Nasional; d. Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Literasi di Satuan Pendidikan; e. Rencana Tindak Lanjut dengn pola 32 JP.

Hasil yang diharapkan setelah kegiatan bimtek adalah : a. Terpahaminya Kebijakan Kemdikbud Ristek dalam Asesmen Nasional; b. Terpahaminya Asesmen Nasional (AKM, Survei Karakter, Survei Lingkungan Belajar); c. Terpahami dan terimplementasikannya Strategi Pembelajaran; d. Terpahami dan terimplementasikannya Penilaian yang Mendukung Asesmen Nasional; e. Terpahami dan terimplementasikannyaProfil Pelajar Pancasila dan Budaya Literasi di Satuan Pendidikan; f. Tersusunnya rencana tindak lanjut program pemenuhan mutu pembelajaran di satuan pendidikan. Oleh karenanya semua dari Kepala Sekolah, Dinas Pendidikan dan cabang Dinas Pendidikan termasuk didalamnya adalah Pemetaan Mutu Pendidikan, harus pula menjadi urusan semua pemangku kepentingan pendidikan. Dengan begitu akan tumbuh konsensus bersama untuk melakukan pemenuhan dan peningkatan mutu pendidikan secara sinergi dan kolaboratif berdasar pada kebutuhan nyata,”tuturnya.

Menurut Dr. Alif Noorhihayati, M.Pd selaku penanggung jawab Bimtek Pemenuhan Mutu Pembelajaran ini, bimtek ini merupakan bentuk Fasilitasi LPMP Provinsi Jawa Tengah menuju Asesmen Nasional 2021. Alhamdulillah telah terlaksana sebanyak 19 angkatan dengan jumlah sasaran 1050 satuan pendidikan. Sasaran Bimtek pada 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah masing-masing adalah Kepala Sekolah jenjang SD sejumlah 15 orang, Kepala SMP 10 orang dan Kepala SMA sejumlah 5 orang. Dan Angkatan XIX ini merupakan Angkatan terakhir (sapu jagad) yang mana pesertanya merupakan peserta dari berbagai kabupaten/kota yang belum ikut bimtek pada angkatan sebelumnya, sehingga untuk memenuhi kuota 1050 peserta, maka bimtek angkatan XIX sapu jagad ini dilaksanakan. Kegiatan Bimtek terdiri dari kegiatan In Service dan On The Job Bimtek dengan alokasi waktu 32 JP. Selanjutnya Bimtek akan dilanjutkan dengan pendampingan ke satuan pendidikan dan supervisi mutu pendidikan. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan informasi, memberikan motivasi dan melatih sekolah untuk melakukan unjuk kerja dan menghasilkan produk menuju Asesmen Nasional. (SRJ)