Apel pagi ini diisi oleh Ibu Setiarini Budi Lestari, beliau menyampaikan kegiatan yangn akan dilaksanakan pekan ini diantaranya IHT optimalisasi E-arsip yang akan dilaksanakan besok pada tanggal 22 -23 Juni 2021 via zoom meeting dengan mengundang Media Cipta Creativa sebagai narasumbernya. Pesrta yang akan hadir dari unsur Tim Pengelola Arsip, Pengadministrasi Umum, dan Ketatausahaan.

Selanjutnya akan diadakan pula asesmen prediksi kompetensi pegawai yang juga akan dilaksanakan secara daring pada tanggal 5-7 Juli 2021 yang diawasi oleh sistem pengawas SPAD  (Sentral Pemantauan Asesmen Daring), namun sebelumnya akan dilaksanakan try out terlebih dahulu pada tanggal 29 Juni 2021. Peserta yang ikut yaitu pegawai Jabatan Pelaksana (Kelas Jabatan 5 -7). Perangkat yang harus disiapkan untuk asesmen tersebut harus sesuai spesifikasi yang telah ditentukan agar berjalan dengan lancar, untuk tata cara instalasi perangkat  tersedia dalam Panduan  Instalasi Aplikasi Asesmen  Prediksi Kompetensi yang  dapat diunduh melalui laman  sdm.kemdikbud.go.id  mulai 21 Juni 2021. Sosialisasi peserta asesmen akan dilaksanakan jumat, 25 juni 2021 dan Batas akhir kesiapan perangkat tanggal 28 Juni 2021.

Dan kembali disampaikan bahwa saat ini struktur organisasi telah mengalami perampingan yang hanya terdiri dari Kepala, Kepala Bagian tata usaha, dan Kelompok Jabatan Fungsional.

Dilanjutkan penguatan oleh Kepala Bagian Tata usaha LPMP Provinsi Jawa Tengah pada pagi ini beliau menambahkan bahwa IKK yang telah disepakati masih belum berubah meskipun struktur organisasi sudah berubah, oleh karena itu apa yang tertuang dalam IKK harus tetap dipenuhi.

Ketika perjanjian kinerja ditandatangai, bukan hanya perjanjian antara Kepala LPMP Provinsi Jawa Tengah dengan Dirjen PaudDikdasmen, namun seluruh pegawai saling membantu untuk melayani seluruh stakeholder di Jawa Tengah.

Kegiatan yang ada di Kab/Kota akan dilaksanakan oleh wali wilayah yang terdiri dari JFT yang didampingi JFU untuk mengawal setiap kegiatan, termasuk kegiatan seperti Asesmen Nasional, AKM, Sekolah Penggerak, Dapodik, Rapor Mutu, dan sebagainya akan ada penanggungjawabnya disetiap Kab/Kota dengan harapan seluruh stakeholder disetiap Kab/Kota dapat terlayani secara sama dan merata.

Kegiatan yang telah lembaga rancang kemungkinan akan bertambah karena ada program dari pusat seperti Sekolah Penggerak yang akan dipantau oleh wali wilayah sesuai wilayahnya masing-masing. Tim kerja yang telah dibentuk diharapkan bekerja lebih awal untuk persiapan jika nanti kondisi pandemi telah membaik.

yang terakhir disampaikan yaitu agar seluruh pegawai menjaga kesehatannya, selalu mematuhi protokol kesehatan dan meminta ketua tim satgas Covid-19 untuk selalu mengingatkan pegawai terkait protokol kesehatan dan informasi mengenai Covid-19 agar seluruh pegawai lebih berhati-hati. (hes)